Cara Penulisan Gelar yang Benar Sesuai PUEBI

www.siswanesia.com

Photo by Ekrulila from Pexels

 

Setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi kamu akan mendapat gelar sesuai studi yang telah kamu selesaikan. Gelar ini namanya adalah gelar pendidikan atau gelar akademik. Pemberian gelar akademik dimaksudkan untuk penghormatan karena sudah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

Menurut Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI). Berikut adalah cara penulisan gelar yang baik dan benar.

1. Tata cara penulisan gelar yang sesuai PUEBI

Sebelum masuk lebih dalam, tentunya kamu harus sudah mengetahui dan memahami aturan dasar penulisan gelar yang baik dan benar. Setelah memahami tentunya kamu tinggal menyesuaikannya saja. Dibawah ini adalah aturan dasar penulisan gelar.

 

Baca : Jadwal SNMPN 2021 Lengkap Dengan Persyaratannya

 

  • Gelar dapat ditulis di depan atau di belakang nama orang (bisa disesuaikan dengan gelarnya).
  • Tiap unsur singkatan diawali dengan menggunakan huruf kapital (kecuali gelar tertentu seperti dokter yang ditulis dr.) dan diakhiri titik.
  • Kamu bisa memakai tanda koma (,) untuk memisahkan antara nama orang dengan nama gelar. Contoh: Rahma Nayra, S.Gz.
  • Selain itu, tanda koma (,) juga bisa untuk memisahkan antara satu gelar dengan gelar lain yang ditulis setelah nama orang. Deretan gelar sebelum nama orang tidak perlu dipisahkan dengan koma. Contoh: Rahma Nayra, S.Gz, M.Kes.
  • Terakhir, setiap singkatan gelar diharuskan untuk memakai tanda titik (.) untuk menghubungkan satu huruf dengan huruf lainnya.

menurut Permenristekdikti Nomor 63 Tahun 2016, berikut cara penulisan gelar yang wajib kamu ketahui.

2. Cara penulisan gelar Diploma

Untuk Gelar Diploma I adalah Ahli Pratama yang ditulis “A.P.”, diikuti oleh inisial program studi. Contoh: Rayhan Muhammad A.P.Kom. (Ahli Pratama Komputer).

Sedangkan untuk gelar Diploma II adalah Ahli Muda yang ditulis “A.M.”, diikuti oleh inisial program studi. Contoh: Alif Ferdiansyah A.M.Pd. (Ahli Muda Pendidikan).

Untuk gelar Diploma III adalah Ahli Madya yang ditulis “A.Md.”, diikuti oleh inisial program studi. Contoh: Rahma Nayra A.Md.I.K. (Ahli Madya Ilmu Komunikasi).

 

Baca : Literasi Digital Solusi Pendidikan Jarak Jauh lebih Efektif

 

3. Cara penulisan gelar Sarjana

Selanjutnya, untuk penulisan gelar sarjana ditulis di belakang nama dengan singkatan “S.” lalu diikuti oleh nama program studi. Contoh: Ali Akbar, S.Ked. (Sarjana Kedokteran).

Sedangkan penulisan gelar sarjana terapan ditulis di belakang nama dengan singkatan “S.Tr.” diikuti oleh nama program studi. Contoh: Ayra Puspita, S.Tr.Gz. (Sarjana Terapan Gizi).

4. Cara penulisan gelar Magister

Untuk gelar magister atau S2, kamu bisa menulis di belakang nama dengan singkatan “M.” yang diikuti program studi. Contoh: Jeno Sekala, S.Gz, M.Kes.

5. Cara penulisan gelar Doktor

Kamu bisa menulis gelarnya di depan nama orang dengan inisial “Dr.”. Contoh Dr. Rayhan.

Yang harus kamu tahu adalah perbedaan penulisan antara gelar doktor dengan dokter. Penulisan gelar doktor adalah “Dr.” sementara dokter “dr.”. Jadi, jangan sampai terbalik ya!

 

Baca : Rawan Bencana Alam Kurikulum Kebencanaan Minta Diajarkan

 

6. Cara penulisan gelar dari perguruan tinggi luar negeri

Yang terakhir, penulisan gelar untuk lulusan luar negeri. Untuk gelar sarjana, cara penulisannya adalah dengan singkatan“B” di belakang nama orang, diikuti oleh singkatan program studi. Singkatan “B” adalah Bachelor (sarjana). Misalnya, Bachelor of Arts ditulis B.A.

Untuk penulisan gelar magister luar negeri, penulisannya mirip dengan magister di Indonesia. Penulisannya adalah dengan singkatan “M”, diikuti oleh singkatan program studi. Singkatan “M” sendiri adalah Master. Contohnya, Master of Arts ditulis M.A.

Sedangkan untuk gelar doktor, memakai singkatan “D” dan bisa di awal atau akhir program studi. Singkatan “D” sendiri adalah Doctor. Contohnya adalah

 

Baca : Pengganti Ujian Nasional Sudah Siap!

 

  • Ph.D. (Doctor of Philosophy)
  • Ed.D. (Doctor of Education)
  • Sc.D. (Doctor of Science)
  • Th.D. (Doctor of Theology)
  • Pharm.D. (Doctor of Pharmacy)
  • D.P.H. (Doctor of Public Health)
  • D.L.S. (Doctor of Library Science)
  • D.M.D. (Doctor of Dental Medicine)
  • J.S.D. (Doctor of Science of Jurisprudence)

Itu tadi tata cara penulisan gelar yang sesuai PUEBI. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *