Ibu Risma Luncurkan Kampung Pendidikan Kampunge Arek Suroboyo

www.siswanesia.com

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini meluncurkan Kampung Pendidikan Kampunge Arek Suroboyo (KP KAS) Tatanan Normal Baru Tahun 2020 via daring di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Sabtu (17/10/2020). (FOTO ANTARA/HO-Humas Pemkot Surabaya)

 

Jika di Kediri ada yang namanya Kampung Inggris, di Kota Surabaya ada Kampung Pendidikan Kampunge Arek Suroboyo (KP KAS). Kampung Pendidikan ini diluncurkan oleh Ibu Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Secara daring di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya Sabtu lalu.

Meskipun diresmikan secara daring, Ibu Risma menyampaikan banyak terimakasih kepada pihak yang hadir dalam acara tersebut. Mulai dari RT/RW, Lurah, Camat, dan beberapa tokoh masyarakat Kota Surabaya.

“Tantangan saat ini memang cukup besar dan berat. Tapi semangat kita tidak boleh luntur,” kata Risma.

Peluncuran Kampung Pendidikan ini diikuti oleh 31 kecamatan se-Kota Surabaya, 66 kelurahan dan sepuluh orang perwailan dari masing-masing RW.

 

Baca : Tamansiswa Tetap Tolak Pendidikan Ikut Masuk UU Cipta Kerja

 

Pada masa kemerdekaan 1945, arek-are Surabaya berjuang untuk mengusir penjajah dari kota Surabaya. Walaupun dengan segala keterbatasan yang dimikili disaat itu. Tidak memiliki senjata yang canggih, kekuatan fisik yang tidak terlatih dan masih banyak kekurangan lainnya. Tatepi mereka tetap berjuang mengusir penjajah yang kuat dan kejam didunia.

“Nah, perjuangan mereka patut kita contoh. Memang perjuangan kali ini bukan memegang senjata, bukan mencari musuh yang harus dibunuh, tapi perjuangan kita kali ini adalah berjuang memerangi kemiskinan dan kebodohan,” ujarnya.

Ibu Risma juga mengajak kepada seluruh warga Kota Surabaya untuk menyiapkan generasi penerus yang lebih baik dari generasi sebelumnya. Karena kemerdekaan sudah didapatakan Indonesia maka semua masyarakat mempunyai hak untuk masu, sukses, dan berhasil.

 

Baca : Sekolah Virtual Banjir Pujian Dari Pengamat Pendidikan

 

“Ayo kita jaga anak-anak kita. Saya nitip mereka, kebanggaan saya. Mereka harus berhasil dan sukses. Apa itu mungkin? Tidak ada yang tidak mungkin bagi Tuhan, siapapun orang tuanya, semuanya berhak berhasil dan semuanya berhak untuk sukses,” katanya.

 

Suasana Guyub Rukun

Maka dari itu Ibu Risma meminta kepada seluruh kampung di Kota Surabaya untuk kompak bersama-sama menyediakan suasana yang rukun dan guyub. Susana seperti ini sangat baik untuk tumbuh kembang anak-anak calon penerus bangsa yang baik.

“Ayo kita buat lingkungan kita lebih baik, tidak boleh lagi ada percekcokan dan pertentangan. Mari kita siapkan ruangan besar dan lingkungan yang baik demi anak-anak kita, supaya mereka tumbuh dengan baik,” ujarnya.

Tidak cukup sampai disitu, besar harapan Ibu Wali Kota kepada generasi ini. Beliau juga memelinta kepada semua pihak untuk memiliki niatan yang sama. Apapun yang dilakukan semua harus bermuara kepada membesarkan anak-anak menjadi luar biasa dan menjadi kebanggaan kota, bangsa, dan negara ini.

Ia juga meminta semua pihak untuk terus mengarahkan anak-anak supaya bertindak positif, sehingga mereka tidak ada waktu untuk memikirkan hal-hal yang negatif seperti kenakalan remaja atau pun narkoba.

 

Baca : Pengamat Minta Kemendikbud Siapkan Opsi Lain Asesmen Nasional

 

“Jangan memusuhi anak-anak, tolong dirangkul mereka. Tidak boleh acuh tak acuh kepada anak-anak. Anak Surabaya adalah anak kita, ayo lindungi anak-anak kita. Mari kita bergandengan tangan menyelamatkan anak-anak kita,” ujarnya.

 

Ibu Risma juga memotivasi seluruh arek-arek Surabaya  untuk terus berhuang. Karena pada dasarnya arek-arek Surabaya memiliki darah pejuang yang ditakuti pada masa perjuangan dulu.

“Kita juga harus ditakuti karena prestasi kita yang luar biasa. Ayo kita guncangkan dunia dengan prestasi arek-arek Suroboyo,” katanya.

 

 

Sumber : Antara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *