Kemendikbud Berikan Penghargaan Kepada PLN

Foto: Dok: PLN

 

Direktorat Pendidikan Vokasi Kementrian Pendidikan Dan Kebudayaan (Kemendikbud) memeberikan penghargaan kepada PLN. Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi dari Kemendikbud berkat kontribusi PLN terhadap Pendidikan Vokasi.

Dalam acara “Apresiasi Pendidikan Vokasi Kepada Dunia Usaha dan Dunia Industri” dalam Indonesia Vocational Outlook 2020 yang digelar di Jakarta, Senin (21/12). Kemendikbud menyerahkan penghargaan yang diterima langsung oleh Direktur Human Capital & Management PLN, Syofvi F. Roekman.

Ahmad Sufi Direktur Kemitraan Dan Penyelarasan Dunia Usaha Dan Dunia Industry Kemendikbud mengatakan. Penghargaan ini diberikan kepada PLN sebagai apresiasi bagi dunia usaha dan industry.

 

Baca : Pendidikan Vokasi Penyedia Calon Tenaga Kerja Terampil

 

“Direktorat Jenderal kami belum berusia setahun, maka dengan mengapresiasi dunia usaha dan industri ini menjadi langkah kami untuk semakin menguatkan kerjasama dan kolaborasi. Tahun ini baru 42 perusahaan yang dapat kami berikan pengharagaan, banyak sekali dunia usaha dan industri yang bisa berkontribusi positif pada kemajuan positif pada kemajuan vokasi di Indonesia,” kata Ahmad.

Beliau juga berharap dengan adanya apresiasi terhadap dunia usaha dan dunia industry dapat meningkatkan hubungan antara Pendidikan dan industry. Dan menjadikan Pendidikan kejuruan menjadi lebih baik lagi.

 

 

Apresiasi Jadi Penyemangat

Syofvi F. Roekman juga mengatakan bahwa PLN menjadi semangat untuk terus berkontribusi mendukung dunia Pendidikan di Indonesia menjadi lebih baik lagi. Beliau juga mengatakan bahwa dunia Pendidikan merupakan barisan penting dalam membentuk Sumber Daya Manusia yang kompeten. Nantinya juga dibutuhkan regenerasi penerus didunia usaha dan industry dari Pendidikan yang bermutu.

 

Baca : TikTok Kerjasama Ikatan Guru Indonesia Dukung Pendidikan

 

“Terima kasih kepada Kemendikbud atas apresiasi yang diberikan. PLN berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan dunia pendidikan. Dengan SDM yang kompeten, unggul, dan dapat bersaing tentu akan menjadi motor penggerak kemajuan bangsa,” ucap Syofvi.

PLN telah melakukan Kerjasama dengan barbagai instansi Pendidikan di Indonesia khususnya Pendidikan vokasi. Diantaranya adalah D# Kerjasama dengan 17 perguruan tinggi/ sekolah vokasi. Kelas D4 kerjasama dengan 4 perguruan tinggi/sekolah vokasi. Kerjasama dengan 25 sekolah menengah kerjuruan vokasi. Penyedia alat praktikum, bantuan instruktur dan program magang bersertifikat di PLN.

 

Baca : Kemendikbud Klarifikasi Pendidikan Masuk UU Cipta Kerja

 

“Harapannya kurikulum yang ada dapat mempersiapkan peserta didik untuk terjun langsung ke dunia industri, sehingga kami bisa memiliki calon tenaga kerja yang memiliki talenta terbaik demi pengembangan industri kelistrikan Indonesia di masa depan,” tutup Syofvi.

 

Sumber : CNBC Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *