Nadiem Makarim Mengklaim Pendidikan Jarak Jauh Bukan Kebijakannya.

www.siswanesia.com

Dok. Pexel

 

Carut marut Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) masih berlanjut. Kritikan dari berbagai pihak terus dilangyangkan kepada Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud ). Tanggapan ringan hingga yang paling anyar adalah permintaan kepada Bapak Presiden agar Nadiem Makarim di reshuffle segagai Mentri Pendidikan dan Kebudayaan Repubik Indonesia.

Himmatul Aliyah Anggota Komisi X DPR RI mengatakan bahwa Kemendikbud memang telah melakukan survei evaluasi Pendidikan Jarak Jauh. Namun responden yang dilibatkan adalah responden yang memeiliki smartphone dirumahnya. Responden ini tidak relevan dan tidak menggabarkan kondisi saat ini. Karena tidak dapat menjangkau masyarakat didaerah yang tidak memiliki smartphone.

 

Baca : Nadiem Makarim Kembali Menuai Krikitan Terkait Pendidikan Jarak Jauh

Menurutnya Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) dinilanya masih belum berhasil dijalankan. Oleh karena itu peninjauan ulang harus dilakukan agar kemendikbud menemukan formula yang pas.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyatakan bahwa banyak tantangan yang dihadapi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Hal ini disampaikan nadiem makarim saat berkunjung keuatu sekolah pada kamis (30/07/2020).
Kwalitas jaringan internet, penyediaan sarana pembelajaran, pengadaan kuota, penyederhanaan kurikulum, dan penerapan pendidikan karakter adalah beberapa tantangan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Nadiem Makarim berkomitmen untuk terus memperbaiki kualitas jaringan internet. Kolaborasi dengan kementrian terkait akan terus digenjot agar hal ini dapat segera diselesaikan.

 

Baca : Rencana Kemendikbud Buka Sekolah di Zona Kuning, Pengamat Risau

“Dari kunjungan ini, saya berharap bisa mendapatkan masukan secara langsung dari para pengguna layanan pendidikan demi meningkatkan kualitas kebijakan,” kata Nadiem.

Model pembelajaran yang kini menjadi prioritas Nadiem Makarem adalah model Pendidikan yang fleksibel. Sekolah dapat menyesuaikan pembelajaran sesuai apa yang cocok untuk daerah setempat.

Dari masukan yang diterima, Kemendikbud akan menetapkan satu aplikasi yang dapat digunakan secara massif untuk sekolah dalam Pendidikan Jarak Jauh (PJJ).

 

PJJ Bukan Kebijakan Kemendikbud

“Tidak ada yang menginginkan PJJ. Saya mengklaim kebijakan PJJ bukanlah kebijakan Kemendikbud. Kita tengah berupaya untuk mengembalikan pembelajaran ke sekolah dengan memastikan keamanan dan kesehatan bagi seluruh warga pendidikan,” ujar Nadiem.

Sebelumnya Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) adalah program yang diterapkan diperguruan tinggi. Misalnya adalah Universitas Terbuka yang telah menerapkan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) sejak lama. Namun selama pendemi berlangsung, Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) dipaksa untuk diterapkan pada semua sector mendidikan. Baik dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Manengah Atas.

 

Baca : Paket Data Internet Jadi Penghambat Belajar Siswa di Lumajang

Penerapan ini pun, tidak dibarengi dengan persiapan dan pembekalan yang matang terkait pedoman pelaksanaan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ). Oleh karena iitu sebagian besar Lembaga Pendidikan merasa terkejut dengan model pembelajaran seperti ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *