Operator Seluler Berkomitmen Sukseskan Bantuan Kuota Gratis

www.siswanesia.com

Dok. Pexel.com

 

Bantuan kouta belajar grastir dari kemedikbud kembali digelar. Program ini didukung penuh oleh operator salular di Indonesia. Mereka berkomitmen untuk menyukseskan bantuan kouta data internet tahun 2021. Pernyataan itu disampaikan saat gelaran acara Bincang Pendidikan dan Kebudayaan yang diselenggarakan secara daring, Rabu (3/4).
“Dukungan tersebut diperlukan agar dapat digunakan dengan optimal oleh peserta didik dan tenaga pendidik,” tutur pelaksana tugas (plt.) Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Hasan Chabibie.

“Kami bersama operator seluler memiliki komitmen untuk menghadirkan layanan terbaik dan saya berharap semua operator seluler juga siap melayani 24 jam terhadap keluhan yang disampaikan oleh pelanggan. Hal ini juga sudah kami masukkan dalam kontrak yang kami buat dengan para operator untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” terang Hasan.

 

Baca : Cara Mendapatkan Kuota Belajar Gratis Kemendikbud

 

PT. Telekomunikasi Seluler

Dharma Simorangkir dari PT. telekomunikasi Seluler menyampaikan komitmen untuk mendukung berjalanya kebijakan tersebut. Dengan memberikan layanan yang baik dan koordinasi yang baik oleh tim Pusdatin, Kemendikbud dan tim internal dari Telkomsel. Hal tersebut dilakukan untuk suksesnya kebijakan dari Kemendikbud.

“Jadi, dengan ini kami dari Telkomsel menyatakan komitmen untuk mendukung program Bantuan Kuota Data Internet Pendidikan di Tahun 2021, baik dari sisi jumlah kuota dan juga aspek ketentuan peserta yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Persiapan juga telah dilakukan oleh Telkomsel dari Sabang sampai Merauke dengan kualitas terbaik sehingga dapat meningkatkan efektivitas kegiatan belajar secara daring. Harapan kami, program ini dapat berjalan dengan baik sesuai dengan sasaran dan target dari pemerintah,” kata Dharma.

Selain itu dukungan juga diberikan kepada pemerintah. Seperti program untuk daerah terluar, tertinggal dan terdepan (3T). Daerah-daerah tersebut saat ini masih mengalami sinyal internet yang kurang baik.

 

Baca : Kemendikbud Dinilai Hanya Mengganti Nama Program Lama

“Itu komitmen dari Telkomsel dan saya yakin semua operator seluler yang lain juga sama. Kami akan terus membangun jaringan sesuai dengan program yang ditetapkan dari pemerintah. Untuk daerah-daerah lain apabila menemukan sinyal yang kurang bagus dapat menghubungi kami (call center) dan kami akan dengan senang hati membantu melakukan perbaikan,” teragnya.

 

 

PT. Indosat, Tbk.

Perwakilan dari PT. Indosat, Tbk., Asrul Ardianto juga menyampaikan hal yang serupa. “Indosat Oredoo mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pemerintah dan pelanggan kami dalam menyukseskan program bantuan kuota pendidikan di tahun 2020. Hal itu terbukti dari respons kepuasan pelanggan (masyarakat) sehingga apa yang kita usahakan memberikan nilai positif dalam membantu guru dan peserta didik melakukan pembelajaran jarak jauh,” ujarnya.

Pihaknya mengatakan akan terus berkomitmen untukk mendukung program-program pemerintah salah satunya yaitu mendukung berlangsungnya pemebelajaran secara online dari rumah. “Pembelajaran jarak jauh ini kami juga menyiapkan produk sesuai yang diinginkan oleh pemerintah, kemudian kami juga menyiapkan kapasitas jaringan yang memadai untuk mendukung program tersebut,” terang Asrul Ardianto.

 

Baca : Bantuan Kouta Gratis 15 Giga Perbulan, Mau? Gini Syaratnya

Selanjutnya, Murti Ayu dari PT. XL Axiata, Tbk, mengungkapkan bahwa XL Axiata mendukung program bantuan kuota belajar 2021. “Pada tahun 2020, kami juga telah mendukung program ini dengan memberikan dukungan terbaik dan membantu pemerintah dalam menjalankan program ini sehingga teman-teman peserta didik maupun pendidik bisa menggunakan layanan kami dengan baik. Kemudian, XL Axiata juga berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dalam penggunaan kuota sesuai dengan ketentuan dari Kemendikbud. Kami juga telah mempersiapkan jaringan dengan jangkauan yang luas yang dapat digunakan oleh para pengguna XL dengan baik,” tutur Murti Ayu.

 

PT. XL Axiata, Tbk.

Ia menambahkan, XL Axiata bekerja sama dengan Kemenkominfo untuk pembangunan sinyal di daerah 3T dan rencananya selesai pada tahun 2023. Harapannya, dengan pembangunan itu kita bisa menjangkau daerah-daerah yang mungkin selama ini belum mendapatkan sinyal seluler. “Saat ini, kami juga terus membangun infrastruktur, baik BTS baru maupun penambahan kapasitas. Melalui penambahan kapasitas ini pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik dan memberikan kontribusi dalam program-program yang dicanangkan oleh pemerintah,” jelasnya.

Sementara itu, Sukaca Purwokardjono dari PT. Smartfren Telecom, Tbk., mengapresiasi dan mendukung kebijakan bantuan kuota data internet. “Sejak awal kami selalu mendukung apa yang diprogramkan pemerintah supaya adik-adik dan anak-anak kita nyata belajarnya tidak pernah padam di tengah pandemi ini. Saya mengucapkan terima kasih juga kepada tim Kemendikbud, kami mengetahui dari awal bagaimana mereka bekerja keras untuk bisa mewujudkan adanya kuota belajar ini. Mungkin, teman-teman media tidak banyak yang mengetahui bahwa teman-teman di Kemendikbud ini untuk bisa menjalankan program bantuan kuota pembelajaran jarak jauh (PJJ) benar-benar usahanya luar bisa, bahkan bekerja sampai tengah malam,” ungkapnya.

 

Sumber : Kemendikbud

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *