Pendidikan Militer Untuk Mahasiswa Selama Satu Semester

Foto oleh Somchai Kongkamsri dari Pexels

 

Kementrian Pertahanan rencananya akan berkolaborasi dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyelanggarakan Pendidikan militer untuk mahasiswa dalam Program Bela Negara.

Sakti Wahyu Trenggono Wakil Menteri Pertahanan menyampaikan program ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa cinta kepada bangsa dan negara khususnya untuk generasi milenial.

“Nanti, dalam satu semester mereka bisa ikut pendidikan militer, nilainya dimasukkan ke dalam SKS yang diambil. Ini salah satu yang sedang kita diskusikan dengan Kemendikbud untuk dijalankan,” ucapnya, Senin (17/8) kidutip dari CNN Indonesia.

 

Baca : Pendidikan Vokasi Penyumbang Pengangguran Terbanyak?

 

Program Bela Negara ini dilaksanakan dalam rangka menumbuhkan rasa bangga milenial menjadi warga negara Indonesia, tambah Wakil Menteri Pertahanan tersebut.

Menyinggung soal Negara Korea Selatan yang menggunakan K-Pop untuk modal pertahanan di industry kreatif bisa menguasai dunia. Ia mengaharapka Indonesia juga mampu seperti itu, karena melihat seni budaya Indonesia sangatlah melimpah jumlahnya.

“Indonesia harusnya bisa seperti itu karena kita punya seni dan budaya yang banyak,” lanjutnya dikutip dari CNN Indonesia.

 

Milenial Sebagai Komponen Cadangan

Beliau mengharapkan milenial dapat bergabung di dalam Komponen Cadangan (Komcad) dan dapat menumbuhkan kecintaan kepada negara.

 

Baca : Kemendikbud Terapkan Sistem Buka Tutup Pendidikan Indonesia

 

Program ini sudah sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2019 Tentang Pengelolaan Sumber Daya Manusia Untuk Pertahanan Negara.

Komcad ini bukanlah program wajib militer yang harus dilaksanakan oleh seluruh warga negara. Namun upaya negara dalam hal ini Kementrian Pertahanan untuk memfasilitasi pelatihan kepada masyarakat yang ingin membela negeri jika terjadi perang dikemudian hari.

Rencananya pelatihan ini akan dilaksanakan dalam beberapa bulan setelah pelatihan selasai peserta akan dikembalikan kepada masyarakat. Jika negara membutuhkan bantuan dalam upaya mempertahankan negara maka mereka sudah siap membantu militer.

 

Baca : Pulsa dan Ponsel Gratis Untuk Pendidikan Jarak Jauh

 

Menurut Trenggono milenial ini yang nantinya akan mengisi bonus demografi. Sehingga perlu untuk disiapkan sejak dini agar dapat menggerakkan perekonomian bangsa.

“Kepada para milenial, selalu belajar dan berkompetisi. Jangan kalah dengan milenial di luar negeri. Buat inovasi dan lain sebagainya yang bisa membawa harum nama bangsa dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Sumber : CNN Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *