TikTok Kerjasama Ikatan Guru Indonesia Dukung Pendidikan

www.siswanesia.com

Dok. Pexel

 

Siapa yang tidak kenal TikTok. Aplikasi yang saat ini popular dan digrandrungi banyak pengguna terutama kaum milenial. TikTok sudah diunduh sebanyak 100 juta kali lo di playstore. Apakah kamu juga penggunanya?

Tiktok tengah melakukan Kerjasama dengan Ikatan Guru Indonesia (IGI) dan Jaringan Sekolah Digital Indonesia (JSDI). Kerja sama ini akan menyelenggarakan suatu event yang mendukung Pendidikan Indonesia yaitu webinar. Dengan bertajuk “ Maksimalkan Platfrom Video Pendek Untuk Pendidikan “. Rencananya event ini akan diikuti oleh 1000 guru di seluruh Indonesia.

 

“Konten digital edukasi memang menjadi fokus IGI dan JSDI karena memang selama ini kami mengupayakan segala cara agar guru-guru bisa lebih kreatif menjalankan pembelajaran,” ujar Ketua Umum IGI dan JSDI, Muhammad Ramli Rahim, dalam konferensi pers virtual, Selasa.

 

Baca : Kemendikbud Klarifikasi Pendidikan Masuk UU Cipta Kerja

 

Pak Ramli mengatakan guru ini perlu selalu belajar mengikuti perkembangan teknologi agar dapat terus menyampaikan materi pengajaran yang efektif kepada para pelajar.

 

Hasil survey dari Direktorat Jendral Guru Dan Tenaga Kependidikan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan Wahana Visi Indonesia. 95 persen menyetujui untuk melakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan dikombinasikan dengan pembelajaran tatap muka.

 

 

Pelatihan Digital

Selain itu survey menunjukkan 62 persen guru ingin mendapatkan pelatihan digital tingkat lanjut. Nah untuk mewujudkan keinginan bapak dan ibu guru, TIkTok Indonesia akan mengadakan webinar di 10 kota di Indonesia. Termasuk Aceh, Makasar, sampai Maluku.

 

Baca : Nadiem Makarim Tegaskan Sekolah Tatap Muka Sifatnya Tak Wajib

 

Webinar ini diharapkan bisa menjangkau lebih dari 1000 guru di Indonesia. TikTok akan membagikan pengenalan tentang TikTok, kreasi Konten, Keamanan Digital dan pemanfaatan platform digital untuk mendukung kegiatan belajar mengajar. Webinar ini akan dimulai pada bulan Desember 2020.

“Harapan kami, kami ingin orang-orang menggunakan TikTok bukan hanya mendapatkan hiburan, tapi juga belajar hal baru. Kami juga berharap para guru dapat berbagi pengetahuannya dengan para anak bimbingnya, melalui TikTok dan menunjukkan bahwa hiburan dan belajar itu bisa bersatu dalam sebuah konten video singkat,” ujar Angga.

 

 

Baca : Pendidikan Bukan Lahan Komersialisasi

 

Webinar “Memaksimalkan Video Pendek Untuk Pendidikan” adalah lanjutan dari program Tiktok sebelumnya nih, yaitu #SamaSamaBelajar. Program yang mendorong konten berbasis edukasi atau skill ternyata telah memiliki 35 miliar view. Konten edukasi sebagai top konten di Tiktok.

 

 

Sumber : Redaksi24

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *