New Normal Dunia Pendidikan Hadapi Virus Corona.

New Normal Dunia Pendidikan Hadapi Virus Corona

 

 

Siswanesia – New Normal adalah sekenario untuk memepercerpat penanganan Pandemi Virus Corona ( Covid-19 ) dalam aspek Kesehatan dan sosial-enkonomi. Sekenario tersebut telah diumumkan oleh Pemerintah Indonesia dan akan diterapkan dengan mempertimbangkan studi epidemiologis san kesiapan regional.

Lalu Bagaimana Dunia Pendidikan Indonesia menghadapi New Normal ini?. Ada saja yang akan dipengaruhinya. Ayo kita bahas pada artikel ini.

 

Baca : Pendidikan Pertanian Berbasis IT Ditengah Pendemi

Penerapan New Normal mendatangkan banyak tanggapan dari berbagai pihak, baik yang pro dengan New Normal ataupun yang kontra. New Normal akan mengembalikan kondisi seperti sebelum datangnya Covid-19, namun harus dengan penerapan protocol Kesehatan yang telah diedukasikan selama Covid-19. Menggunakan masker, wajib mencuci tangan, jaga jarak minimal 1 meter dengan lawan bicara dan masih banyak lagi. Perilaku-perilaku tersebutlah yang akan menjadi kebiasaan sehingga lambat laun perilaku tersebut dikatakan peilaku yang normal setelah Covid-19 mewabah.

Paradigma Baru Pendidikan.

Bagaimanapun kondisi ini harus dijalini bersama. Faktanya pandemi ini telah merubah banyak hal, termasuk didunia Pendidikan. Para pemerhati Pendidikan telah mendiskusikan prumahan-perubahan ini selamama masa pandemi. Model pembelajaran yang konvesional sedikit demi sedikit telah direview ulang untuk beradaptasi. Pengaruh New Normal di Dunia Pendidikan akan membawa dampak buruk jika tidak dipersiapkan sebaik mungkin. Ditunjang dengan revolusi digital 4.0 yang dapat dimanfaatkan untuk menerapkan model pembelajaran yang baru di Era New Normal. Muhammadiyah secara perlahan juga telah mempersiapkan kondisi ini jika New Normal benar-benar diterapkan di Indonesia. Harapannya Muhammadiyah bisa sebagai percontohan Lembaga Pendidikan pasca pandemi di Indonesia.

 

Baca : Seleksi Bersama Masuk Politeknik Negeri (SBMPN) Resmi Dibuka!

Sekenario yang telah disiapkan antara lain:

  1. Mainstreaming home schooling
  2. Pengembangan daring system
  3. Pengembangan dan penguatan SDM pendidik dan tenaga kependidikan
  4. Menempatkan pesertadidik sebagai sebjek Pendidikan sehingga mereka dapa menyesuaikan diri dan berinovasi secara mandiri bagaimana model Pendidikan yang diinginkannya.

Baca : Akibat Covid-19 Pemerhati Pendidikan Usulkan Awal Ajaran Baru Diundur Hingga Awal Tahun 2021

Sementara waktu focus dari penerapan New Normal masih di sector Kesehatan dan Sosial-Ekonomi. Pemantauan akan terus dilakukan oleh Pemerintah Indonesia. Lantas Dunia Pendidikan tidak boleh hanya menunggu hasil dan arahan pemerintah. Dunia Pendidikan diharapkan mempersipakan diri untuk menyambut momen ini.

 

Sumber : ibtimes

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *